Dalam
hidup, selalu
saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada
dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita
ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau
melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah
itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.
Saat
aku sedang sedih, biasanya aku selalu mengurung diri
atau menyendiri. Badan terasa lemas dan kepala akan tertunduk lesu. Disaat
itulah aku akan
merasa sebagai orang yang paling menderita di dunia. Memang terkadang masalah
yang datang bertubi-tubi dapat membuat semakin bersedih. Namun aku lebih
berpikir dewasa jika aku terus
terhanyut dalam kesedihan, energi dan waktu ku akan terbuang sia-sia. Hanya senyuman
yang bisa aku lakukan dikala sedih, dan memang benar
senyuman itu bisa mengobati hati yang
terluka dan tersakiti.
Mulai
saat ini kita biasakan diri untuk menebar senyuman. Ketika bertemu dengan
orang, ketika memulai percakapan, ketika disakiti orang, ketika mengalami masalah dan apapun tekanan hidup yang menimpa, kita hadapi
semua itu dengan senyuman karena dengan senyuman hidup kita lebih jadi bahagia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar